.
Taubat Nasuha
Saturday, 27 October 2012 | 1:01 am | 0 comments




Apa Khabar duhai pembaca yang dikasihi Allah ? Harap sihat wal afiat dan minta Dia menjauhkan kita dari kejahatan duniawi. Semoga Allah merahmati kita semua. Aamiin 

Marilah Kita menuntut ilmu. Tak kira dimana jua kita berada. 
Menuntut ilmu adalah wajib di atas setiap Muslim..
Semoga Apa yang saya ingin kongsikan sedikit sebanyak dapat memberi manfaat kepada kita dan diredhai Allah.

Sesungguhnya tidak satu manusia pun di alam ini yang terbebas dari dosa walaupun kecil. Namun demikian Allah swt dengan rahmatnya kepada hamba-hamba-Nya selalu memberikan kepada mereka yang berbuat dosa kesempatan untuk bertaubat dari segala dosa dan kesalahan. Allah selalu membukakan pintu taubat-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang mahu bertaubat selama rohnya belum berada di kerongkong atau matahari terbit dari barat. 
 
Tentunya taubat seorang yang berdosa hendaklah dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh bukan bertaubat kemudian dengan mudahnya dia mengulangi lagi perbuatan maksiatnya. Inilah yang disebut dengan Taubat Nashuha ertinya taubat yang sebenar-benarnya, murni dan tulus, sebagaimana firman Allah swt,”Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya)." Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam Jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama Dia, sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb Kami, sempurnakanlah bagi Kami cahaya Kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. At Tahrim : 8) 

Dosa yang dilakukan seorang manusia baik yang terkait dengan Allah swt, seperti : tidak menjalankan perintah-perintah-Nya ataupun dosa yang terkait dengan manusia lainnya, seperti : mencuri harta bendanya dan lainnya, menuntutnya untuk melakukan taubat agar Allah swt memberikan ampunan kepadanya dan manusia yang dizhalimi tersebut memberikan pemaafan kepadanya.

 
Cara-cara melakukan Taubat Nasuha : 

1. Meninggalkan kemaksiataan yang dilakukannya. 
2. Menyesali perbuatannya. 
3. Bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi selama-lamanya. 
4. Jika terkait dengan hak-hak orang lain maka hendaklah ia mengembalikannya kepada yang memilikinya. 

Ibnu Katsir mengatakan tentang Taubat Nasuha: 

"Adalah Taubat yang benar dan serius,yaitu membersihkan dosa-dosa yang lalu, kemudian meninggalkan semua dosa saat ini juga, sambil menyesalinya dan bertekad tidak mengulanginya lagi di masa datang." 

Dan dalam penjelasan tentang keluasan ampunan Allah SWT dan rahmat-Nya bagi orang-orang yang bertaubat. Allah SWT berfirman: 

“Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53) 




Sincerely, HnshAsri.


Semoga.Perkongsian.Ini.Memberi.Manfaat.Kepada.Kita.Semua.♥.


Bakal Jenazah ●
✿ JIka kita ingin mengubah kehidupan kita esok hari tentukan fikiran dan emosi kita berbeza pada hari ini. ✿
سْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ


Navi ▼

About Affies Entries

Sharing Is Caring ▼
♥ Your 's IP ADDRESS

Followers ❤


SYUKRAN ♥
Template by : AinaAina
Background and Cursor by :
Header and Other by :
Full Editor :
Best View :

+Follow | Dashboard